Kisah Nabi Harun AS (Bag. 2)

Nabi Harun menyertai Nabi Musa AS,
Masuk ke istana Fir’aun yang amat kejam,

Ketika mereka berdua khawatir terhadap kekejaman Fir’aun,
Maka mereka menghaturkan kekhawatirannya kepada Alloh,
Dan Alloh pun memberikan motifasi dan bimbingan kepada mereka,
Bagaimana cara berdakwah menghadapi Fir’aun,

Surat Thoha ayat 45 – 47 menuturkan :

قَالَا رَبَّنَا اِنَّنَا نَخَافُ اَنْ يَفْرُطَ عَلَيْنَا اَوْ اَنْ يَطغٰى
قَالَ لَا تَخَافَا اِنَّنِيْ مَعَكُمَا اَسْمَعُ وَ اَرٰى
فَأْتِيَاهُ فَقُوْلَا اِنَّا رَسُوْلَا رَبِّكَ فَأَرْسِلْ مَعَنَا بَنِيْ اِسرَائِيْلَ وَلَا تُعَذِّبْهُمْ
قَدْ جِئْنَاكَ بِأٰيَةٍ مِنْ رَبِّكَ ، وَالسَّلَامُ علٰى مَنْ اِتَّبَعَ الْهُدٰى

Berkatalah mereka berdua : “Ya Tuhan Kami,
Sesungguhnya Kami khawatir bahwa ia segera menyiksa Kami,
Atau akan bertambah melampaui batas”.

Allah berfirman : “Janganlah kamu berdua khawatir,
Sesungguhnya aku beserta kamu berdua,
Aku mendengar dan melihat”.

Maka datanglah kamu berdua kepadanya (Fir’aun),
Dan Katakan : “Sesungguhnya Kami berdua utusan Tuhanmu,
Maka lepaskanlah Bani Israil bersama Kami,
Dan janganlah kamu menyiksa mereka,
Sesungguhnya Kami telah datang kepadamu,
Dengan membawa bukti (kerasulan Kami) dari Tuhanmu.
Dan keselamatan diberikan kepada orang yang mengikuti petunjuk.

Bani Israil di waktu mereka berada di Mesir,
Adalah dibawah perbudakan Fir’aun.
Mereka dipekerjakan dengan paksa,
Untuk mendirikan Bangunan-bangunan yang besar
Dan membangun kota-kota.
Maka Nabi Musa a.s. meminta kepada Fir’aun,
Agar mereka dibebaskan.

Tatkala Nabi Musa ditantang oleh Fir’aun adu kekuatan,
Antara mu’jizat Nabi Musa dan sihir para ahli sihir,
Maka Nabi Harun pula yang menyertai Nabi Musa,

Ketika itu Fir’aun pun berkata,
Mempropokasi dan menfitnah dengan kabar Hoax,
Sebagaimana disebutkan dalam Surat Thoha ayat 63 – 64 :

قَالُوْا إِنْ هٰذَانِ لَسٰحِرَانِ يُرِيْدَانِ أَنْ يُخرِجَاكُمْ مِنْ اَرْضِكُم بِسِحْرِهِمَا
وَيَذْهَبَا بِطَرِيْقَتِكُمُ الْمُثْلٰى
فَأَجْمِعُوْا كَيْدَكُمْ ثُمَّ ائْتُوْا صْفًّا ، وَقَدْ أَفْلَحَ مَنْ اسْتَعْلٰى

Mereka berkata : “Sesungguhnya dua orang ini,
Adalah benar-benar ahli sihir yang hendak mengusir kamu,
Dari negeri kamu dengan sihirnya,
Dan hendak melenyapkan kedudukan kamu yang utama.

Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kamu sekalian,
Kemudian datanglah dengan berbaris.
Dan Sesungguhnya beruntunglah oran yang menang pada hari ini.

Mereka mempropokasi masyarakat,
Membuat fitnah Hoax bahwa kedatangan Musa dan Harun,
Ialah hendak menggantikan mereka sebagai Penguasa di Mesir.

Dan ketika para ahli sihir telah merasa kalah dan mengakui,
Bahwa apa yang dibawa oleh Musa bukanlah ilmu sihir,
Melainkan mu’jizat yang tak dapat ditandingi,

Mereka mengakui hal tersebut karna mereka dapat mengukur
Bahwa kekuatan sihir yang paling top telah mereka lakukan,
Maka mereka yakin bahwa ular Musa itu bukan kekuatan sihir,
Dan itulah sebab mereka iman kepada Musa dan Harun,
Sebagaimana dituturkan dalam Surat Thoha ayat 70 :

فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سُجَّدًا قَالُوْا اٰمَنَّا بَرَبِّ هٰرُوْنَ وَ مُوْسٰى

Lalu tukang-tukang sihir itu tersungkur dengan bersujud,
Seraya berkata :
“Kami telah percaya kepada Tuhan Harun dan Musa”.

Bersambung …

 

 

Oleh: KH Sabartas

Lainnya